KEMERDEKAAN Republik Indonesia sudah dimasuki pada 17 Agustus 1945. Bendera merah putih berkibar di mana-mana dan teriakan “Merdeka!” dilantangkan setiap memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia saat ini, 78 tahun lalu.
Tapi tahukah, teks proklamasi yang dibacakan Soekarno di Pegangsaan Timur pada 17 Agustus 1945 itu, bukanlah momen pertama merah putih dikibarkan dan teriakan merdeka dikumandangkan?
Ternyata, pernyataan Indonesia merdeka sudah dilakukan oleh segelintir pemuda dan tentara PETA (Pembela Tanah Air), di suatu tangsi PETA di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Lokasi itu saat ini sudah menjadi tugu atau monumen “Kebulatan Tekad”, tepatnya di tepi Sungai Citarum, Desa Kalijaya, Karawang.
Penggiat sejarah E. Ganda Permana pun memperkuat hal itu, dengan mengutip buku 'Tentara PETA: Mengawal Proklamasi 17 Agustus 1945 Mulai dari Rengasdengklok' karya Pamoe Rahardjo dan buku 'Rengasdengklok: Revolusi dan Peristiwa 19 Agustus 1945' karya Her Suganda.
“Ada suatu peristiwa yang terlupakan, bahwa pernyataan Indonesia merdeka pertama kali dikumandangkan tanggal 16 Agustus 1945, antara jam 10.00-10.30 WIB, lewat pernyataan kepada masyarakat Rengasdengklok, upacara penurunan (bendera Jepang) Hinomaru dan pengibaran bendera Merah Putih oleh anggota Seinendan, serta diakhiri pekik ‘Merdeka!’,” papar Ganda.