Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siswi SMKN Jateng Tak Rela Ganjar Purnatugas, Anggap seperti Ayah Sendiri

Lisvi Padlilah , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2023 |13:01 WIB
Siswi SMKN Jateng Tak Rela Ganjar Purnatugas, Anggap seperti Ayah Sendiri
Siswi SMKN Jateng tak rela Ganjar Pranowo purnatugas, sebut ayah sendiri. (Foto: MNC Media)
A
A
A

 

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menginisiasi pendirian SMKN Jateng yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Tak heran jika para siwa-siswinya pun sangat bersyukur dengan sosoknya.

Seperti yang diungkapkan Santi Amalia, siswi kelas 2 SMKN Jateng di Pati. Dia bahkan menganggap Ganjar sebagai sosok ayah yang mengayomi dan memberikannya kesempatan belajar di sekolah yang bagus.

“Pak Ganjar, saya Santi Amalia dari kelas 2 SMKN Jateng di Pati. Saya ditinggal ayah sejak umur 8 tahun, dan saya kangen sekali dengan sosok ayah. Dan setelah sekolah di sini saya merasa senang mempunyai ayah, yaitu Pak Ganjar yang telah memberikan sekolah gratis,” ungkap Santi Amalia dikutip dari podcast Konspirasi Prabu, Kamis (31/8/2023).

Selain berterima kasih kepada Ganjar, dia juga merasa sedih lantaran kini masa tugas Ganjar sebagai gubernur Jateng segera berakhir. Dengan suara bergetar dan menguraikan air mata, Santi berharap agar Ganjar tidak akan melupakannya dan teman-teman sekolah.

Siswi SMKN Jateng sebut Ganjar seperti sosok ayah. (Foto: YouTube/Gajar Pranowo)

“Saya sedih kenapa Pak Ganjar harus pensiun dari masa jabatannya. Terus siapa sosok ayah saya sekarang? Saya gak mau kehilangan, Pak Ganjar sudah berarti bagi saya saya ingin sekali Pak Banjar tetap menjadi sosok gubernur Jawa Tengah. Saya mohon tetap selalu ingat pada kami siswa SMKN Jateng jangan lupakan kami,” tuturnya mengakhiri video.

Ganjar yang kemudian berkesempatan melakukan panggilan video dengan Santi pun memberikan nasihat agar dia rajin dan selalu berdoa serta tak lupa untuk meminta restu orang tua.

Sebagaimana diketahui, Ganjar Pranowo menggagas SMKN Jateng untuk mengentaskan kemiskinan di daerah yang dia pimpin selama 10 tahun. Dia melihat tingginya tingkat putus sekolah menjadi akar kemiskinan sehingga perlu diatasi.

“Sekolah ini saya bikin karena kami ketemu masyarakat. Kalau saya membayangkan kalau angka putus sekolahnya tinggi karena tidak bisa sekolah, negara salah. Maka kita dorong bagaimana ya caranya. Lalu kita bicara pengentasan angka kemiskinan,” tuturnya.

Menurut Ganjar, sekolah adalah investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang bisa mandiri. Apalagi, peran anak-anak dari keluarga miskin bisa mendapat pendidikan yang baik melalui SMK.

Tercatat sejak didirikan, kini sudah ada 18 SMKN Jateng yang tersebar di daerah Jawa Tengah. Melihat potensi tersebut, presiden Joko Widodo dalam kesempatan kunjungannya ke SMKN Jateng pada Rabu (30/8/2023) bahkan memuji sekolah inisiasi Ganjar tersebut.

Lebih lanjut, dia memerintahkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim untuk meninjau dan mengevaluasi SMKN Jateng. Sehingga, harapannya program tersebut bisa diperluas ke seluruh penjuru Indonesia.

(Lisvi Padlilah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement