Menurut Saidiman, dari hasil riset tersebut menandakan Ganjar memiliki peluang besar untuk mencuri suara dari pendukung Jokowi yang pro-Prabowo. Namun, salah satu yang perlu dilakukan Ganjar yakni harus secara rutin memamerkan kebersamaan dengan Jokowi.
Sementara Jokowi perlu menyampaikan penyataan-pernyataan yang bernuansa pro-Ganjar. "Pertemuan kemarin, kalau itu tersosialisasi dengan baik, saya kira itu bisa mengubah persepsi bahwa sebenarnya Jokowi itu pilihannya adalah Ganjar," katanya.
Dalam berbagai forum publik, meski Jokowi beberapa kali mempromosikan Prabowo sebagai capres potensial, kata Saidiman, Jokowi tetap condong memberikan dukungannya kepada Ganjar Pranowo.
Saidiman menilai, Jokowi tak mungkin mengambil resiko merusak hubungannya dengan Megawati di akhir masa jabatan sebagai presiden. Meski, Jokowi kerap disebut melihat Prabowo sebagai suksesor yang akan meneruskan kepemimpinannya.
"Sejauh ini, Jokowi tidak ada perkataan mendukung siapa. Satu-satunya capres yang agak lebih eksplisit (yang didukung) Jokowi itu Ganjar Pranowo. Ketika dia (Ganjar) dideklarasikan oleh parpolnya, Jokowi itu hadir. Itu satu-satunya peristiwa yang dihadiri oleh Pak Jokowi," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.