Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jaringan Ulama Subang-Indramayu Dukung Ganjar-Mahfud: Berantas Radikalisme dan Intoleransi

Nanda Aria , Jurnalis-Kamis, 19 Oktober 2023 |06:11 WIB
Jaringan Ulama Subang-Indramayu Dukung Ganjar-Mahfud: Berantas Radikalisme dan Intoleransi
Jaringan ulama dan kiyai Subang-Indramayu dukung Ganjar-Mahfud/Foto: Istimewa
A
A
A

 

INDRAMAYU - Sejumlah ulama dan kiai dari berbagai pondok pesantren di wilayah Kabupaten Subang dan Indramayu mengikuti Halaqoh Kebangsaan Jaringan Ahlussunnah Wal Jamaah di Ponpes Al Amin Al Islami Indramayu, Rabu (18/10/2023).

Para peserta yang hadir sepakat mendukung pasangan Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD karena diyakini dapat memberantas radikalisme dan intoleransi di Indonesia.

 BACA JUGA:

"Saya sangat optimistis sekali dengan adanya Pak Ganjar itu tidak disangsikan terhadap penanganan radikalisme dan intoleransi. Artinya, kelompok-kelompok yang selama ini mengampanyekan intoleransi itu akan terbantahkan oleh Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD," kata seorang peserta, Kiai Maman Mubarak.

Menurut kiai asal Kabupaten Subang itu, paham radikalisme selama ini menjadi ancaman serius bagi persatuan dan kesatuan bangsa negara Indonesia sehingga perlu diberantas oleh pemerintah.

 BACA JUGA:

Begitu pula dengan sikap intoleransi yang dilakukan beberapa kelompok masyarakat terhadap kelompok masyarakat lain yang dinilai berbeda dengan kelompoknya. Sikap itu dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"InsyaAllah saya kira wilayah Indonesia, NKRI akan menutup (mencegah radikalisme dan intoleransi) di bawah naungan Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD," ujar Kiai Maman menegaskan.

Selama ini, dia mengakui program menangkal radikalisme dan intoleransi sebenarnya sudah dilakukan di lingkungan pondok pesantren kepada para santri dan masyarakat setempat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement