Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kandasnya Ambisi LB Moerdani yang Kebelet Jadi Wapres Dampingi Soeharto

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 02 November 2023 |06:06 WIB
Kandasnya Ambisi LB Moerdani yang Kebelet Jadi Wapres Dampingi Soeharto
LB Moerdhani (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Santer kabar Jenderal TNI LB Moerdani ingin mendampingi Presiden Soeharto sebagai Wakil Presiden (Wapres) menjelang Sidang Umum MPR Maret 1988. Benny menyusun rencana dengan menggunakan strategi dari ahli intelijen untuk memuluskan ambisinya.

Sebagaimana menukil dari buku Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, Konflik dan Integrasi TNI AD, upaya yang dilakukan dengan menjadikan Fraksi ABRI di MPR sebagai lokomotif pencalonan dirinya.

Ambisi Benny ternyata terendus Soeharto. Tak butuh waktu lama, Soeharto langsung mencopot Benny Moerdani sebagai Panglima ABRI dan menggantinya dengan Jenderal Try Sutrisno pada 24 Februari 1988. Itu dilakukan sebelum digelarnya Sidang Umum MPR.

Soeharto akhirnya menunjuk Sudharmono sebagai Wapres. Harapan dan ambisi Benny pun kandas. Rasa tidak setuju terhadap penunjukan Sudharmono menghantui Benny.

Kelompok LB Moerdani terus berupaya "mengganggu" Sidang Umum MPR 1988. Bahkan, terjadi ketika palu penetapan Sudharmono sebagai Wapres diketuk, tiba-tiba ada interupsi dari Brigjen Ibrahim Saleh yang menyatakan bahwa Sudharmono tidak tepat menjadi Wapres.

Sudharmono dianggap tidak bersih lingkungan. Inilah kali pertama Fraksi ABRI melakukan protes terbuka dan menentang Soeharto.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement