Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebut Ganjar-Mahfud Pemimpin yang Family Man, Ini Profil Hary Tanoesoedibjo

Royandi Hutasoit , Jurnalis-Kamis, 16 November 2023 |12:23 WIB
 Sebut Ganjar-Mahfud Pemimpin yang Family Man, Ini Profil Hary Tanoesoedibjo
Ketum Perindo, Hary Tanoesoedibjo (foto: dok MPI)
A
A
A

JAKARTA - Ganjar Pranowo dan Mahfud MD digambarkan sebagai family man oleh Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo). PDI Perjuangan, Partai Perindo, PPP, dan Hanura mendukung calon presiden yang mampu menciptakan budaya ketimuran yang khas nusantara.

"Beliau berdua adalah family man, pemimpin yang cocok untuk membangun lagi budaya timur di negara kita. Banyak dari anak-anak kita sudah mulai terpengaruh dengan budaya barat,"ungkap Hary Tanoe pada Selasa, 14 November 2023 sore pada acara Deklarasi Jaringan Alumni HMI dan Umat Islam Indonesia Pro Ganjar-Mahfud di Jakarta Concert Hal (JCH) iNews Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

Setiap warga negara Indonesia mempunyai kewajiban untuk melindungi budaya timur, menurut ayah dari Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) itu. Alhasil, nilai-nilai kekeluargaan khas nusantara pun tertuang dalam sosok pemimpin Ganjar-Mahfud.

Hary Tanoe sudah menjabarkan motivasinya mengusung Ganjar Pranowo, Mahfud MD di Pilpres 2024. Menurut Hary Tanoe, ia sering diundang Ganjar - Mahfud untuk berbicara tentang pertumbuhan Indonesia ke depan.

Menurut penilaian Hary Tanoe, undangan diskusi keduanya sama-sama sejalan dengan visi dan tujuan Partai Perindo untuk kesejahteraan Indonesia. Masing-masing memiliki rekam jejak keberhasilan di bidang pemerintahan legislatif, yudikatif, dan eksekutif. "Saya sering berdiskusi dengan Pak Ganjar, beliau juga orientasinya bagaimana mempercepat pembangunan rakyat kecil. Kalau Pak Mahfud, sudah tidak bisa dipungkiri lagi, beliau memang pakarnya di bidang hukum dan pemberantasan korupsi," kata Hary Tanoe.

Profil Hary Tanoesoedibjo

 

Saat ini, Hary Tanoe dianggap sebagai tokoh industri media yang sukses dan sosok yang sangat kaya. Hary Tanoe mulai membangun perusahaan media setelah lulus kuliah. Dia saat ini memiliki lebih dari 60 surat kabar, stasiun radio, dan stasiun TV. Selain itu, Hary Tanoe bekerja di sejumlah bisnis MNC Group.

Hary Tanoe memulai karir profesionalnya di bidang bisnis sejak usia dini. Ia mendirikan Grup Bhakti Investama, sebuah perusahaan manajemen investasi, pada tahun 1989 ketika ia baru berusia 24 tahun. Bhakti Investama mengakuisisi sebagian saham Bimantara Citra pada tahun 2000. Setelah mengakuisisi sebagian besar saham tersebut, Bimantara Citra menjadi Global Mediacom.

Hary Tanoesoedibjo memasuki industri radio dan telekomunikasi setelah itu. Pada tahun 2003, Hary Tanoesoedibjo resmi diangkat sebagai Presiden Direktur RCTI dan MNC.

Kemudian, Hary Tanoe bergabung dengan Partai NasDem pada tahun 2011 untuk memulai karir politiknya. Setelah pengunduran dirinya, ia bergabung dengan Partai Hanura. Hary Tanoe baru mendirikan partai politiknya sendiri, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), pada tahun 2015.

Karena berdasarkan nilai saham yang terus berfluktuasi, jumlah aset Hary Tanoe pun ikut berfluktuasi setiap menitnya. Meski begitu, kekayaan Hary Tanoesoedibjo per Januari 2023 diperkirakan Forbes sebesar $1 miliar USD atau setara Rp15 triliun.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement