JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrurrozi atau disapa Gus Fahrur menyambut baik dicapainya kesepakatan gencatan senjata sementara antara Israel dan Hamas di Gaza, Palestina.
Diketahui gencatan senjata itu diumumkan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu usai menggelar rapat kabinet darurat pada Rabu 22 November 2023 kemarin.
"Kita menyambut baik dan bersyukur atas tercapainya perundingan gencatan senjata , tentu saja berharap agar tercipta perdamaian secara lebih luas dan permanen di Palestina," kata Gus Fahrur, Kamis (23/11/2023).
Kemudian, pihaknya meminta kepada Israel untuk memberikan akses seluas-luasnya dalam langkah bantuan kemanusiaan. Hal ini untuk membantu atau menolong para korban yang terkena serangan brutal dari Israel.
"Langkah bantuan kemanusiaan harus diberikan akses seluas”nya untuk membantu menolong para korban serangan brutal Israel secepatnya,"katanya.
Terakhir dia berharap, agar perang dan penjajahan terhadap Palestina dapat dihentikan. Sebab Indonesia kata Gus Fahrur turut mengakui kedaulatan bangsa Palestina.
"Perang dan penjajahan harus dihentikan, kita mengakui negara Palestina yang berdaulat,"tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )