TANGSEL– Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, meminta jajarannya tidak berpuas diri, atas sejumlah penghargaan yang diterima Pemkot Tangsel. Dia pun meminta jajarannya meningkatkan pelayanan.
“Penghargaan ini jadi cambuk bagi kita agar terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan. Ini prestasi yang baik dan harus terus dijaga. Saya berharap agar seluruh elemen di Tangsel bisa tambah giat bekerja,” katanya, Jumat (24/11/2023).
Benyamin yakin dengan kinerja jajarannya, tahun-tahun ke depan prestasi serupa bisa diraih. Mengingat semua capaian yang didapat merupakan hasil kerja keras dan komitmen untuk memajukan Kota Tangerang Selatan.
“Tantangan pasti akan semakin berat. Namun dengan kerja keras dan kerja tim yang baik semuanya bisa dilewati. Saya yakin jajaran di pemerintah Kota Tangerang Selatan bisa bekerja lebih bagus lagi” ujarnya.
Ia juga menyinggung raihan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang didapat tujuh kali berturut-turut. Capaian ini kata dia, berkat kerja keras seluruh pihak baik pemerintah dan juga stakeholder terkait dalam tanggung jawabnya mengelola keuangan daerah.
"Tentu saja ini menjadi motivasi kami, memacu adrenalin kinerja teman-teman untuk terus sesuai patuh terhadap aturannya, output dan outcomenya serta benefitnya ini terus kita perhatikan," imbuh Benyamin.
Benyamin pun menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan Badan Publik Informatif dengan menempati urutan tertinggi se-Banten.
"Alhamdulillah, Pemkot Tangsel mendapatkan penghargaan tertinggi dari Komisi Informasi Provinsi Banten dengan menempati urutan pertama badan publik atau pemerintah daerah terinformatif dengan capaian nilai tertinggi," ujarnya.
"Jangan berpuas diri, jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus melakukan perbaikan dan pembenahan di berbagai pelayanan, khususnya informasi dan pelayanan publik," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan mengatakan, capaian-capain positif yang diraih pemerintah kota Tangsel patut disyukuri. Mengingat, kondisi paska Covid-19 sebelum sepenuhnya pulih. Ia pun meminta jajarannya untuk terus bekerja keras memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Belasan penghargaan yang diterima menjadi bukti kinerja pemkot Tangsel mendapatkan apresiasi. Ia pun berbangga dengan hasil yang diraihnya. Misal soal lingkungan, dimana mendapatkan Adipura. Menurut Pilar prestasi itu bisa menjadi cambuk untuk dapat menjaga kelestarian lingkungan. Dimana persoalan itu hampir terjadi di kota-kota besar.
“Dapat Adipura bagi saya sebuah hal positif yang harus terus dijaga. Persoalan seperti sampah hampir terjadi di kota besar. Ini menjadi cambukan kita agar masalah itu bisa teratasi,” ujarnya.
Ia mengaku terus kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Seperti pengurangan sampah plastik di Tangerang Selatan.
“Dari sisi aturan kita ada Perwal 83/2022 soal pengurangan plastik. Ini masih tahap sosialisasi, dan setelah 6 bulan semua minimarket, warung, kafe kita larang ya,” ujarnya.
Selain aturan tersebut, ia juga menjelaskan bank sampah di Tangerang Selatan yang harus ada di tiap-tiap RW, yang tersebar di tujuh kecamatan.
“Bank sampah dan TPS3R juga harus terus dijalankan. Karena ini bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )