PRANCIS - Polisi Prancis telah menangkap buronan pemimpin sekte yoga bernama Gregorian Bivolaru dan 40 pengikutnya.
175 petugas polisi dilaporkan melakukan penggerebekan pagi hari terhadap kelompok berbeda, yang sering disebut Misa atau Atman.
Menurut kantor berita AFP, polisi juga menemukan 26 wanita ditahan dalam kondisi yang menyedihkan.
Jaksa Perancis mulai menyelidiki kelompok tersebut pada Juli lalu atas dugaan pelecehan, pemerkosaan, perdagangan manusia dan penculikan.
Pemimpinnya yang berasal dari Rumania, berusia 71 tahun, ditangkap di sebuah rumah di Ivry-sur-Seine, pinggiran kota Paris, bersama dengan para pemimpin sekte lainnya.
Jaksa Perancis mulai menyelidiki sekte tersebut selama musim panas atas dugaan pemerkosaan, perdagangan manusia, dan penculikan. Ada dugaan pengikutnya dipaksa berhubungan seks dan tampil di pornografi.
Menurut sumber peradilan yang dikutip oleh media Prancis, penggerebekan tersebut dikoordinasikan oleh Kantor Pusat Penindasan Kekerasan terhadap Manusia (OCVRP) Prancis, setelah pengaduan disampaikan oleh para korban yang berbicara tentang perempuan yang ditahan di luar keinginan mereka.
Bivolaru divonis bersalah di Rumania secara in-abstia pada 2013 karena berhubungan seks dengan anak di bawah umur dan dia diekstradisi dari Prancis tiga tahun kemudian. Dia melarikan diri dari Rumania pada 2017 ketika dia dibebaskan bersyarat.
Dia juga dicari di Finlandia karena dicurigai melakukan perdagangan manusia.
Ia mendirikan Misa - Gerakan Integrasi Spiritual ke dalam Yang Absolut - di Rumania pada 1990-an. Ia kemudian dikenal sebagai Atman karena menyebar ke luar Rumania yang mempromosikan "yoga tantra erotis" dan membanggakan sekolah-sekolah di hampir 30 negara.
Orang-orang yang telah meninggalkan grup mengatakan bahwa Bivolaru, yang menyebut dirinya sebagai seorang guru, memaksa mereka untuk berhubungan seks satu sama lain dan dengannya, dan menyerahkan sejumlah besar uang.
Di masa lalu, Bivolaru membantah tuduhan melakukan aktivitas kriminal dan situs Federasi Internasional Atman untuk Yoga dan Meditasi menyebut beberapa tuduhan di masa lalu sebagai "fakta yang dibuat-buat".
Dia menerbitkan sebuah buku tentang yoga tantra dan hubungan pada 2010 yang menggambarkan dia sebagai seorang remaja yang mencapai serangkaian pencapaian psiko-mental yang umumnya dianggap paranormal. Buku itu juga mengatakan dia mulai mengajar yoga pada 1978.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.