Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Relawan Ganjar-Mahfud di Australia Kritik Rencana Gibran Rakabuming Raka

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Kamis, 28 Desember 2023 |22:55 WIB
Relawan Ganjar-Mahfud di Australia Kritik Rencana Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka (Foto : MPI)
A
A
A

JAKARTA - Menanggapi debat Cawapres yang berlangsung beberapa waktu lalu, Ketua Umum Australia for Ganjar Mahfud Anton Tobing dari Melbourne, Australia, mengkritik tajam ucapan Gibran Rakabuming Raka selaku Calon Wakil Presiden dari Paslon 02 perihal Badan Penerimaan Negara.

Menurutnya, akan menjadi preseden yang sangat buruk karena sulitnya mendapatkan akuntabilitas dari dana tersebut.

“Kita sedang berusaha membangun Indonesia untuk semua, bukan hanya untuk segelintir orang. Saya menyayangkan pernyataan ini karena sangat bertentangan dengan azas transparansi sebagai pedoman pemerintahan yang baik, ini bukan good governance,” ujar Anton dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/12/2023).

Selain itu, dirinya juga mengajak semua rekan-rekan untuk berkampanye dengan sederhana karena memang perlu mengedepankan cara-cara yang membumi, bukan dengan permainan akronim atau singkatan-singkatan tanpa disertai substansi argumen yang sesungguhnya.

Untuk diketahui, dalam debat cawapres pekan lalu, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan rencana pasangan Prabowo-Gibran terkait pembentukan Badan Penerimaan Negara.

Menurut dia, badan tersebut harus dibentuk untuk meningkatkan penerimaan negara untuk membiayai kebutuhan pembangunan negara yang besar.

Meskipun, opsi pendanaan itu tidak hanya tergantung dari APBN, bisa melalui kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) seperti swasta atau CSR.

"Tapi PR kita ke depan harus menambah penerimaan negara. Untuk itu kami dari paslon 2 akan membentuk lembaga Badan Penerimaan Negara," kata Gibran.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement