BOGOR - Anggota Satlantas Polresta Bogor Kota terlibat duel sengit dengan pelaku begal di Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Pelaku begal itu diketahui sempat melukai korbannya hingga akhirnya berhasil dibekuk oleh polisi yang berada di lokasi.
Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota Ipda Subandi mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.35 WIB dini hari tadi. Ketika itu, dirinya yang usai bertugas menggelar razia knalpot bising mampir ke sebuah kedai kopi di belakang Bogor Valley.
"Di situ kan ada mobil polisi, dia tau kali saya polisi, ada yang ngomong ke kami pak ada yang berantem di depan," kata Subandi dihubungi, Minggu (14/1/2024).
Subandi pun lalu bergegas menuju keributan. Ketika itu, dirinya melihat terdapat tiga orang dimana salah satunya membawa senjata tajam telah melukai seseorang hingga bersimbah darah.
"Saya lihat korban sudah berlumuran darah, mukanya merah semua. Sudah itu pelaku itu masih pegang pisau, sambil bilang saya dari ini, kampung ini gitu. Ada yang bilang pak itu yang nusuk korban, itu yang mau ngerusakin kaca ini (mobil)," jelasnya.
Subandi yang mengenakan kaos tanpa seragam, tetapi masih mengenakan celana dan sepatu dinas meminta pelaku untuk membuang pisaunya. Namun, pelaku yang juga diduga dalam pengaruh minuman beralkohol itu tak bergeming justru menantang.
"Masih mengacungkan senjata tajam ke saya (sambil bilang) siapa yang berani ke sini. Dua orang temannya itu ada di motor berdua, dia (pelaku) mau kabur, mau naik ke motor," terang Subandi.
Subandi memberanikan diri menangkap pelaku dengan ilmu bela diri yang dikuasainya. Akhirnya satu pelaku berhasil ditangkap dengan barang bukti senjata tajam, namun dua rekannya melarikan diri.
"Saya sedikit memberanikan diri menangkapnya, karena pada saat itu saya punya teknik SOP terkait dengan sajam yang dipegang seseorang. Saya beranikan diri menangkap dan melumpuhkan, padahal dia sudah naik motor, tapi saya kejar, dapat. Saya menghindarkan senjata itu, saya pukul tangannya, senjatanya jatuh saya piting," ungkapnya.
Polisi yang juga pernah bertugas di Aceh, Ambon dan Papua itu pun membawa pelaku ke Polresta Bogor. Korban yang mengalami luka senjata tajam pelaku juga dibawa ke RS Bhayangkara Polresta Bogor Kota untuk mendapatkan perawatan medis.
"Pelaku saya serahkan ke Jatanras Reskrim berikut dengan korban. Karena kalau saya bawa di RS yang lain, antisipasi memintai keterangan, karena kan takutnya dibutuhkan sama Reskrim, jadi saya bawa ke IGD RS Bhayangkara di Polresta," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )