CILEGON - Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, didampingi manajemen PT. Indo Raya Tenaga (IRT) selaku pengelola PLTU Jawa 9&10 bergerak cepat menanggapi keluhan warga terkait air bersih yang aliranya diputus oleh Calon Legislatif (Caleg) DPRD yang gagal di Kota Cilegon.
Bersama instansi terkait, Helldy juga didampingi Lurah Suralaya, Camat Pulomerak, mengunjungi lIngkungan Cisuru, Kelurahan Suralaya.
Sebelumnya, Warga Cisuru mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Hal itu dikarenakan saluran pipa air bersih dari Sumur Bor Bukit Teletubbies yang sebelumnya mengalir di rumah warga kini dihentikan.
Helldy mengungkapkan, untuk menanggapi keluhan warga itu dirinya langsung melakukan koordinasi dengan pihak Kelurahan, Kecamatan dan Masyarakat setempat untuk bersama-sama mencarikan solusi terkait air bersih tersebut.
“Makanya kami memastikan cerita kebenarannya terlebih dahulu baru setelah itu kami melihat upaya apa yang sudah di lakukan oleh Lurah dan Camat kemudian solusinya seperti apa,” ujar Helldy didampingi Asda II Aziz Setia Ade mengunjungi wilayah Cisuru, Rabu (12/3).
Selain itu lanjut Helldy, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan sejumlah Industri di Kota Cilegon. Diantaranya adalah Indonesia Power selaku pengelola PLTU di Suralaya dan Indo Raya Tenaga (IRT) selaku pengelola PLTU Jawa 9&10. Helldy mengajak kedua pelaku usaha untuk memberikan bantuan untuk warga Kampung Cisuruh, elakuKelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon yang tengah kesulitan air bersih tersebut.