Diketahui, sebuah video viral di sosial media yang menampilkan aksi penganiayaan oleh sejumlah pria, salah satunya diduga prajurit TNI, karena mengenakan baju yang kemungkinan merujuk pada nama satuan, yaitu Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 300/Brajawijaya.
Tulisan "300" berwarna kuning keemasan tecetak cukup besar di bagian dada kaus berwarna hijau khas Angkatan Darat.
Dalam video tersebut, nampak pria berbaju "300" itu bergantian memukuli dan menganiaya seorang pria dalam keadaan terikat di dalam drum.
Namun, Nugraha Gumilar juga belum dapat memastikan kebenaran video itu, termasuk apakah anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 300/Brajawijaya turut terlibat.
"Semua terkait video tersebut, TNI sedang melakukan penyelidikan secara mendalam," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )