Dari dalam hanggar, Sanurip keluar dan menembak siapa saja yang dijumpainya. Dilaporkan ada 52 butir peluru yang ditembakkan dari senapan Sanurip kepada para korban.
Sanurip mendapat tembakan balasan dari prajurit lain di lokasi. Sanurip akhirnya ditangkap dan dibawa langsung ke Jakarta untuk diperiksa.
Sanurip lumpuh dengan tembakan di bagian kaki. Kasum ABRI Letjen Soeyono memerintahkan Kopassus menyerahkan Sanurip ke Puspom.