Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wapres Ingatkan TNI-Polri Tantangan Pilkada 2024 Lebih Besar

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 11 Juli 2024 |13:49 WIB
Wapres Ingatkan TNI-Polri Tantangan Pilkada 2024 Lebih Besar
Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengingatkan personil TNI Polri tantangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November 2024, sebab di setiap daerah memiliki dinamika politik yang berbeda.

Wapres sebelumnya mengatakan bahwa pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang baru saja terlewati telah terselenggara dengan aman dan tertib. Keberhasilan pelaksanaan pesta demokrasi ini tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh unsur prajurit TNI Polri yang menjaga penyelenggaraan pemilu agar tetap kondusif.

Kolaborasi dan sinergi TNI Polri ini, kata Wapres, terbukti dapat menekan potensi ancaman keamanan selama penyelenggaraan berlangsung.

“Tugas kita sekarang adalah merangkul semua pihak untuk bersama-sama bersatu membangun bangsa. Kita akan memastikan proses transisi pemerintahan nanti berlangsung dengan aman, tertib, dan damai,” kata Wapres saat memberikan Pembekalan kepada Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri 2024 di Balai Sudirman Jakarta, Kamis (11/7/2024).

Tidak lama lagi, sambungnya, Indonesia menyelenggarakan Pilkada serentak di seluruh provinsi di Indonesia.

"Tantangan di Pilkada justru jauh lebih besar, dengan dinamika yang lebih beragam di masing-masing daerah, serta potensi pelanggaran yang membutuhkan pengawasan lebih oleh personel di daerah,” ujar Wapres.

Karena itu, Wapres meyakini dengan persiapan yang baik, tata kelola pengawasan yang mumpuni, dan sinergi yang kuat dari semua pihak, Pilkada serentak tahun 2024 akan berjalan sukses dan menghasilkan pemimpin daerah yang berkualitas.

Pada kesempatan itu ia juga mengatakan ancaman keamanan dan pertahanan yang dihadapi negara ini semakin kompleks. Kejahatan sekarang sudah menggunakan teknologi informasi yang semakin mudah diakses masyarakat.

“Marak kasus judi online, penipuan perbankan, bahkan hingga jaringan perdagangan manusia melalui media sosial. Bukan hanya kasus kriminal, bahkan ancaman keamanan pun sudah sampai pada kedaulatan siber kita. Berkali-kali data penting negara kita berhasil diretas. Kondisi ini butuh penanganan segera yang tepat sasaran, agar hal ini tidak terulang lagi di masa depan,” ujarnya.

Karena itu, kata Wapres, masyarakat saat ini sangat membutuhkan jaminan keamanan dari personel yang melek teknologi dan responsif saat dibutuhkan.

“Kementerian Lembaga, pegawai pemerintahan, anggota TNI Polri, hingga perwira-perwira pelajar seperti yang hadir di sini, wajib menjadi figur yang inovatif dan berintegritas dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan penjamin keamanan warga Indonesia,” pungkasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement