Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Profil dan Rekam Jejak Bahlil Lahadalia yang Dikabarkan Digeser Jadi Menteri ESDM

Salman Mardira , Jurnalis-Selasa, 30 Juli 2024 |18:06 WIB
Profil dan Rekam Jejak Bahlil Lahadalia yang Dikabarkan Digeser Jadi Menteri ESDM
Bahlil Lahadalia (MPI)
A
A
A

JAKARTA - Bahlil Lahadalia dikabarkan akan dilantik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Arifin Tasrif. Posisi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang ditinggalkan Bahlil nanti bakal diisi Rosan Roeslani yang sebelumnya Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran.

Bahlil Lahadalia pada 2022 pernah dipercaya oleh Presiden Jokowi jadi Menteri ESDM Ad Interim menggantikan sementara Arifin Tasrif yang terserang COVID-19. Tapi, kali ini Bahlil diisukan bakal disahkan jadi Menteri ESDM.

Hanya saja Bahlil belum mau berkomentar soal kabar dirinya digeser jadi Menteri ESDM.

"Saya tak tahu, saya lagi ada rapat soalnya," kata Bahlil saat ditanya wartawan di Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Istana Kepresidenan juga mengklarifikasi kabar itu.

"Kami belum mendengar hal tersebut," kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.

"Pergantian menteri adalah hak prerogatif Presiden," lanjut Yusuf.

Berikut profil dan rekam jejak Bahlil Lahadalia 

Sebelum dipercaya jadi Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2015-2019.

Lahir di Banda, Maluku Tengah pada 7 Agustus 1976, Bahlil sempat mengenyam pendidikan di SD Negeri 1 Kolaka Timur dan SMP Negeri 1 Kolaka. Kemudian lanjut ke SMA YAPIS Fakfak di Papua Barat lalu kuliah sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay lalu mengambil S2 di Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua.

Selama jadi mahasiswa, Bahlil aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga jadi Bendahara Umum PB HMI.

 

Selain sebagai aktivis mahasiswa, Bahlil juga pengusaha sukses yang memulai karir dari bawah. Pada masa remaja, Bahlil pernah berjualan kue, lalu jadi kondektur bus. Saat SMA di Fakfak, Bahlil bahkan pernah jadi sopir angkot.

Kemudian ia membuka usaha sendiri, memanfaatkan potensi bisnis yang ada di kampungnya. Usahanya terus berkembang hingga ia berhasil memiliki 10 perusahaan yang kini berada di bawah bendera PT Rifa Capital.  

Sebagai pengusaha muda, Bahlil bergabung dengan HIPMI dan menjadi pengurus dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. Pada Munas HIPMI 2015, Bahlil terpilih sebagai ketua umum, membuat namanya makin dikenal di kancah nasional.

Bahlil juga pernah memimpin delegasi perdagangan bagi pengusaha muda Indonesia ke Jepang pada 2016 dan ke Eropa pada 2018.

Pada Pilpres 2019, Bahlil masuk dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Bahlil yang merupakan politikus Partai Golkar kemudian dipercaya jadi Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement