Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Paus Fransiskus Terbang Jauh ke Dalam Hutan Papua Nugini, Bawa Ratusan Kilogram Barang untuk Bantu Penduduk

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 09 September 2024 |08:54 WIB
Paus Fransiskus Terbang Jauh ke Dalam Hutan Papua Nugini, Bawa Ratusan Kilogram Barang untuk Bantu Penduduk
Paus Fransiskus terbang jauh ke dalam hutan di negara kepulauan Pasifik Barat Daya Papua Nugini (PNG) untuk mengunjungi umat Katolik yang tinggal di salah satu daerah paling terpencil di dunia (Foto: AP)
A
A
A

Negara yang luas dengan pegunungan, hutan, dan sungai, PNG adalah rumah bagi lebih dari 800 bahasa dan ratusan suku, termasuk puluhan masyarakat yang tidak terkontak.

Seperti acara-acara lain selama tinggal di negara itu, Fransiskus disambut di sebuah lapangan di luar katedral dengan tarian tradisional dari sekelompok orang yang mengenakan hiasan kepala berbulu dan rok jerami.

Paus juga mendengarkan empat kesaksian dari umat Katolik setempat. Steven Abala, seorang guru awam, menggambarkan bagaimana beberapa masyarakat pedesaan, yang terputus dari jalan raya, harus menunggu berminggu-minggu atau berbulan-bulan di antara kunjungan para pendeta.

Abala memberi Fransiskus hiasan kepala dengan bulu berwarna kuning dan cokelat, yang dicoba oleh Paus.

Vatikan mengatakan ada sekitar 2,5 juta umat Katolik di PNG, yang populasinya diperkirakan berkisar antara 9 juta hingga 17 juta jiwa.

Negara ini telah menjadi target utama perusahaan-perusahaan internasional untuk gas, emas, dan cadangan lainnya. Dalam pidatonya kepada otoritas politiknya pada Sabtu (7/9/2024), Fransiskus menyerukan perlakuan yang lebih baik terhadap para pekerjanya dan mengimbau diakhirinya serentetan kekerasan etnis yang telah menewaskan puluhan orang dalam beberapa bulan terakhir.

Di Vanimo, Paus meminta umat Katolik setempat untuk bekerja mengakhiri perilaku yang merusak seperti kekerasan, perselingkuhan, eksploitasi, penyalahgunaan alkohol dan narkoba, kejahatan yang memenjarakan dan merenggut kebahagiaan begitu banyak saudara dan saudari kita.

Sebelum menuju Vanimo, Fransiskus merayakan Misa pada Minggu (8/9/2024) dengan sekitar 35.000 orang di sebuah tempat olahraga di Port Moresby, ibu kota negara tersebut. Ia memberi tahu penduduk setempat bahwa meskipun mereka mungkin berpikir bahwa mereka tinggal di tanah yang jauh dan terpencil, tapi Tuhan dekat dengan mereka.

Paus akan kembali ke Port Moresby pada Minggu malam setelah menghabiskan sekitar dua setengah jam di Vanimo. Dalam perjalanan pulang pergi, Paus akan terbang sekitar 2.000 km selama sekitar empat jam.

Francis akan mengunjungi PNG hingga Senin (9/9/2024) sebagai bagian dari lawatan yang pertama kali mencakup persinggahan di Indonesia. Ia akan melanjutkan perjalanan ke Timor Timur, kemudian Singapura sebelum kembali ke Roma pada 13 September mendatang.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement