Namun, Komdigi menekankan bahwa integritas bukanlah penghalang bagi pesatnya kemajuan teknologi. Di era hiperkonektivitas, integritas berarti tahu kapan harus bergerak cepat dan kapan harus berhenti sejenak untuk konfirmasi.
Ia meyakini kepercayaan publik bukan hanya sekadar nilai etis, melainkan aset ekonomi yang krusial. Media yang terpercaya diyakini akan memiliki audiens yang lebih loyal, reputasi yang kuat, dan posisi tawar yang lebih baik di masa depan.
“Batas ini memang tidak selalu nyaman, tapi justru di sanalah kepercayaan publik terbangun,” tuturnya.
(Rahman Asmardika)