JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, memastikan jemaah haji asal Indonesia akan mulai berangkat ke Tanah Suci pada bulan ini. Kepastian tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, di kantornya, Selasa (7/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menyebut persiapan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia telah rampung 100 persen. Seluruh dokumen seperti visa, serta kebutuhan jemaah terkait akomodasi dan katering, telah diselesaikan.
"Insyaallah pada 21 April 2026 jemaah haji kloter pertama sudah masuk asrama haji, dan pada 22 April akan berangkat ke Arab Saudi," kata Gus Irfan.
Ia juga mengapresiasi Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, serta pihak-pihak terkait yang telah membantu Kementerian Haji dan Umrah dalam mempersiapkan keberangkatan jemaah.
Di sisi lain, konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah diharapkan tidak berdampak terhadap pelaksanaan ibadah haji jemaah Indonesia. Ia berharap situasi segera mereda demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
"Mudah-mudahan situasi di Timur Tengah yang kurang kondusif ini tidak memengaruhi persiapan dan keberangkatan jemaah haji kita," ujarnya.
Gus Irfan mengakui, konflik di kawasan tersebut turut memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), yang menjadi tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Kami juga menyadari bahwa situasi ini menyebabkan berbagai kendala, terutama terkait kenaikan biaya bahan bakar yang melonjak hampir dua kali lipat atau lebih. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.