JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, buka suara terkait lagu "MBG: Mas Bahlil Ganteng" yang belakangan viral di media sosial. Ia memastikan partainya tidak mempermasalahkan lagu yang ditujukan kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, tersebut.
Sarmuji mengaku sudah mendengar lagu itu. Menurutnya, lagu viral tersebut merupakan bentuk kreativitas masyarakat yang tidak perlu dipersoalkan.
"Itu bagian dari kreativitas netizen yang berapresiasi atas kerja keras Pak Bahlil. Lagunya sendiri cukup cute dan menghibur," kata Sarmuji, Kamis (28/5/2026).
Ia juga menilai kalimat "Mas Bahlil Ganteng" bukan bentuk body shaming ataupun ejekan terhadap fisik dan penampilan Bahlil. Menurutnya, kalimat tersebut juga tidak mengandung unsur sarkastis.
"Dalam konteks ‘Mas Bahlil Ganteng’ di lagu itu, saya tidak merasakan sarkastis, bahkan sebagai sanepan atau sindiran halus sekalipun," ujarnya.
Menurut Sarmuji, kata "ganteng" yang disematkan kepada Bahlil bisa dimaknai secara positif. Ia mengaku pernah memiliki teman yang mengatakan bahwa orang intelek itu keren. Hal tersebut, kata dia, serupa dengan kebiasaan orang Betawi yang menyebut "cakep" untuk sesuatu yang baik.
"Bagi saya, kerja-kerja Pak Bahlil selama ini bisa diwakilkan dengan kata keren, cakep, bagus, atau semisalnya," tuturnya.