CARACAS – Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela mulai terungkap. Sedikitnya tiga orang dilaporkan tewas setelah sebuah bangunan runtuh di wilayah Caracas.
Wali Kota Baruta, Darwin Gonzalez, mengonfirmasi tim pencarian dan penyelamatan telah menyelesaikan operasi evakuasi di paroki Las Minas de Baruta, salah satu kawasan yang terdampak paling parah akibat gempa.
Melalui akun X miliknya, Gonzalez menyatakan, tiga orang ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan. Sementara itu, seluruh korban lain yang sempat terjebak berhasil diselamatkan, meski jumlah pastinya tidak diungkapkan.
Di tengah upaya penyelamatan yang masih berlangsung, pemerintah Venezuela mengungkapkan bahwa sedikitnya 20 gempa susulan telah terjadi sejak gempa utama mengguncang negara tersebut.
Dalam pidatonya kepada rakyat Venezuela, Presiden sementara Delcy Rodríguez mengatakan dua gempa besar terjadi secara beruntun pada Jumat malam waktu setempat.
"Kami ingin melaporkan bahwa sekitar pukul 18.00 terjadi dua gempa bumi berturut-turut. Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 dan disusul gempa kedua berkekuatan magnitudo 7,5. Hingga saat ini telah tercatat 20 gempa susulan," ujar Rodríguez, dilansir dari Aljazeera, Kamis (25/6/2026).
Ia menyebut bencana tersebut menimbulkan dampak serius di sejumlah wilayah. Selain Caracas, kerusakan juga dilaporkan terjadi di negara bagian Miranda dan La Guaira. Sementara Aragua, Carabobo, dan Falcon turut merasakan dampak guncangan kuat tersebut.
“Ibu kota Caracas menyaksikan runtuhnya bangunan di berbagai wilayah. Ini adalah peristiwa yang membawa konsekuensi serius bagi negara kita,” katanya.
Rodríguez juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana tersebut.
“Kepada mereka yang, sayangnya, kehilangan orang-orang tercinta, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam,” ujarnya.
Pemerintah telah memerintahkan evakuasi terhadap bangunan yang mengalami kerusakan struktural berat. Sistem perlindungan sipil dan layanan darurat nasional kini dikerahkan penuh untuk menangani dampak bencana.
Sebagai respons atas situasi tersebut, pemerintah Venezuela resmi menetapkan status keadaan darurat nasional.
“Saat ini kami menyatakan keadaan darurat sebagaimana diatur dalam konstitusi,” tegas Rodríguez.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.