Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mantan Presiden Singapura Halimah Yacob Buka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 15 Juli 2026 |21:57 WIB
Mantan Presiden Singapura Halimah Yacob Buka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Mantan Presiden Singapura, Madam Halimah Yacob membuka Harmony in Diversity Award perdana di Jakarta, 15 Juli 2026.
A
A
A

JAKARTA - Mantan Presiden Singapura, Madam Halimah Yacob, membuka kegiatan Harmony in Diversity Award perdana yang digelar di Jakarta, Rabu (15/7/2026). Acara ini merupakan upaya mempromosikan dan mendorong perdamaian, inklusivitas, toleransi, serta keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

Sebelumnya, Madam Halimah mengunjungi Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. Terowongan tersebut telah menjadi simbol harmoni antarumat beragama dan mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperkuat saling pengertian serta hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman.

"Harmoni bukanlah sesuatu yang dapat kita anggap akan selalu ada. Setiap generasi harus secara sadar berupaya memelihara dan memperkuatnya,” ujar Madam Halimah.

Terinspirasi dari kunjungan tersebut, Madam Halimah mengatakan bahwa harmoni dibangun melalui pilihan-pilihan yang disengaja, seperti menjangkau satu sama lain, saling mendengarkan, saling menghormati, dan membangun hubungan di tengah berbagai perbedaan.

Di dunia yang kian terhubung namun juga kian terpolarisasi, menurutnya, pilihan-pilihan sederhana dalam kehidupan sehari-hari tersebut menjadi semakin penting.

Di hadapan para pemimpin kawasan, anggota dewan juri, tokoh filantropi, pelaku usaha, perwakilan masyarakat sipil, serta para pemimpin lintas agama, Madam Halimah mengatakan Asia Tenggara telah lama menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi sumber kekuatan ketika masyarakat memilih saling memahami, bukan terpecah oleh perbedaan.

"Selama beberapa generasi, masyarakat kita telah menunjukkan bahwa hidup berdampingan dengan saling menghormati tetap memungkinkan, tanpa harus mengorbankan identitas masing-masing. Kita memahami bahwa harmoni adalah kemampuan untuk menghormati perbedaan sekaligus menyadari bahwa kita memiliki kemanusiaan yang sama," ujar dia.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement