Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Api Mengamuk di Gunung Rinjani, Lahan Seluas 30 Hektare Hangus Terbakar

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2026 |13:09 WIB
Api Mengamuk di Gunung Rinjani, Lahan Seluas 30 Hektare Hangus Terbakar
Gunung Rinjani Kebakaran/BNPB
A
A
A

JAKARTA -  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui dan masih dalam proses penelusuran oleh pihak terkait.

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kebakaran terjadi di kawasan Resor Sembalun, SPTN Wilayah II Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai ±30 hektare, namun angka tersebut masih dalam proses pendataan. Tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (9/8/2026).

 Aam -- panggilan akrab -- Abdul Muhari mengatakan, sebanyak 22 personel dikerahkan untuk melakukan penanganan dan pemadaman pada Jumat malam.

Tim gabungan yang terdiri atas unsur TN Gunung Rinjani, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), masyarakat, siswa PKL SKMA, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur bersama-sama melakukan pemantauan, penanganan titik api, serta koordinasi perkembangan penanganan karhutla.

Sementara itu, kata Aam, bahwa pada Sabtu, (8/8), kobaran api di Gunung Rinjani berhasil dikendalikan. Sebelum meninggalkan lokasi, tim melakukan pemeriksaan pada area yang telah ditangani untuk memastikan tidak terdapat titik api aktif yang masih terpantau.

 

“Sebagai langkah lanjutan, tim akan melakukan mopping up atau penyisiran dan pemadaman terhadap sisa material yang masih berpotensi menyala kembali,”ujarnya.

“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman sekaligus mencegah terjadinya penyalaan ulang. Tim gabungan juga terus melakukan koordinasi, pemantauan, dan pelaporan perkembangan penanganan di lokasi,” tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement