Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Isu Reshuffle Mencuat Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Ini Kata Prabowo

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |13:48 WIB
Isu Reshuffle Mencuat Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Ini Kata Prabowo
Presiden Prabowo Subianto (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menilai wacana perombakan atau reshuffle kabinet menjelang dua tahun masa pemerintahannya merupakan hal yang logis. Menurutnya, para menteri telah memiliki cukup waktu untuk membuktikan kemampuan dalam menjalankan tugas masing-masing.

"Saya kira itu sesuatu yang logis ya, ya kan, dua tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya," kata Prabowo saat ditanya mengenai momentum reshuffle kabinet dalam program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip Jumat (18/9/2026).

Prabowo mengatakan, evaluasi terhadap kinerja para menteri dilakukan secara terus-menerus. Ia menyebut, sejauh ini anggota kabinetnya telah bekerja dengan baik.

"Jadi gini, kalau saya evaluasinya terus-menerus dan sampai sekarang secara objektif ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke," ucapnya.

Prabowo juga mengingatkan para pembantunya bahwa kabinet merupakan satu kesatuan tim. Ia mengibaratkan kabinet seperti sebuah kesebelasan sepak bola yang memiliki pemain inti, striker, hingga pemain cadangan.

"Tapi, saya katakan juga kepada tim ingat ya ibarat kita satu kesebelasan sepakbola ada pemain inti ada striker ada cadangan," tuturnya.

 

Ia menegaskan, apabila reshuffle kabinet nantinya dilakukan, keputusan tersebut akan didasarkan pada hasil evaluasi.

Menurut Prabowo, pergantian menteri dapat dilakukan untuk menempatkan seseorang pada posisi yang sesuai dengan kompetensinya. Pergantian juga dimungkinkan apabila ada menteri yang dinilai tidak cocok dengan posisi yang ditempati atau menghadapi persoalan dalam menjalankan tugas.

"Jadi, kalaupun nanti ada reshuffle saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang, ya, tentunya kita. Organisasi ini kita selalu cari the right man in the right place, ya, kompetensi, dan kalau ada yang mungkin dia enggak cocok di tempat itu ya kita harus, tadi, mampu untuk mengganti orang yang benar. Atau dia sendiri yang ada masalah ya kita enggak bisa hindari kan," paparnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement