Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hacker Retas Pendingin Supermarket di Seluruh Prancis, Kerugian Ratusan Miliar Rupiah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |01:05 WIB
Hacker Retas Pendingin Supermarket di Seluruh Prancis, Kerugian Ratusan Miliar Rupiah
llustrasi. (Foto: Unsplash)
A
A
A

PARIS — Peretas dari jarak jauh meningkatkan suhu lemari pendingin di ratusan supermarket di seluruh Prancis, yang mengakibatkan rusaknya berton-ton makanan segar dan beku, menurut laporan media dan para eksekutif industri. Serangan siber besar-besaran ini menyebabkan peritel mengalami kerugian hingga jutaan euro atau ratusan miliar rupiah, dengan beberapa gerai terpaksa ditutup untuk sementara waktu.

Menurut Le Monde, serangan tersebut terjadi pada malam hari menjelang Senin (12/10/2026) dan berdampak pada sekitar 300 gerai Intermarché dan Netto, 100 gerai Coopérative U, 80 supermarket Carrefour, 30 lokasi Monoprix, serta beberapa gerai E.Leclerc, dengan total keseluruhan diperkirakan mencapai lebih dari 500 lokasi.

Selain supermarket, serangan siber ini juga berdampak pada pedagang grosir Metro, anggota asosiasi industri daging Prancis Culture Viande, dan kemungkinan besar juga menyasar para tukang daging independen.

Menurut BFMTV, peretas menargetkan pengontrol sistem pendingin buatan produsen asal Denmark, Danfoss, yang memungkinkan teknisi untuk mengatur suhu dari jarak jauh. Para pelaku mengaktifkan sistem pencairan bunga es (defrosting) otomatis, yang dalam beberapa kasus justru membuat unit pendingin memanas hingga mencapai suhu 50°C, alih-alih menjaga makanan tetap dingin.

Akibatnya, saat tiba di tempat kerja, para karyawan supermarket mendapati unit pendingin mengalami panas berlebih dan rak-rak berisi bahan pangan yang tidak lagi layak jual. Dalam beberapa kasus, peretas memperpanjang siklus pencairan es (defrost) dari satu jam menjadi delapan jam agar alarm baru berbunyi belakangan, sehingga mereka dapat memaksimalkan kerusakan yang ditimbulkan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement