Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kabut Asap Selimuti Bitung, Partai Perindo Bagikan Masker untuk Lindungi Warga

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |17:54 WIB
Kabut Asap Selimuti Bitung, Partai Perindo Bagikan Masker untuk Lindungi Warga
Partai Perindo membagikan masker untuk lindungi warga Bitung dari bahaya kabut asap.
A
A
A

BITUNG — Kabut asap yang menyelimuti Kota Bitung, Sulawesi Utara, meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi warga yang tetap beraktivitas di luar ruangan. Diperlukan langkah perlindungan guna mengurangi paparan asap yang berpotensi memicu gangguan pernapasan.

Merespons kondisi tersebut, DPD Partai Perindo Kota Bitung membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Kamis sore. Pembagian masker ini bertujuan membantu masyarakat mengurangi paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sulawesi Utara, terutama Minahasa Utara (Minut), serta asap kiriman dari Kalimantan.

“Kondisi udara di Kota Bitung sudah sangat terganggu dan berpotensi menimbulkan penyakit. Untuk itu, kami turun langsung membagikan masker guna mencegah dan meminimalisasi dampak buruk bagi kesehatan masyarakat,” kata Ketua DPD Partai Perindo Bitung, Devie Honce Barakati, Jumat (16/10/2026).

Anggota DPRD Kota Bitung dari daerah pemilihan Madidir-Girian ini mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah selama kabut asap masih mencemari kualitas udara. Langkah ini diperlukan untuk mengurangi paparan asap yang dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Saya sangat mengimbau kepada masyarakat Kota Bitung agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menjaga kesehatan saluran pernapasan,” tegas anggota Komisi I DPRD Kota Bitung tersebut.

Melalui aksi tersebut, Perindo Bitung berharap masyarakat semakin memperhatikan kesehatan di tengah situasi kabut asap. “Kegiatan ini sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian bersama terhadap dampak kabut asap bagi lingkungan dan kesehatan,” tutur Devie.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement