Amran membidangi sektor pertanian sejak masa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan dianggap memiliki kinerja yang sangat baik dari publik. Dia juga berhasil mewujudkan target Prabowo untuk membawa Indonesia mencapai swasembada beras.
“Amran juga menyederhanakan distribusi pupuk bersubsidi dan mempertahankan kebijakan harga pembelian (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram,” sambungnya.
Dia menambahkan, nilai tukar petani (NTP) mencapai 131,11 pada September 2026, mencatatkannya sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras Amran dan jajaran Kementerian Pertanian dengan turun langsung ke lapangan.
“Tidak hanya dinilai terbaik, Amran pun dikenal luas oleh publik dengan tingkat popularitas yang tinggi,” tutup Supriyadi.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.