Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ada Fenomena Hunter's Moon pada 26 Oktober, Ini Penjelasan BMKG

Felldy Utama , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |11:03 WIB
Ada Fenomena Hunter's Moon pada 26 Oktober, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi Hunter's Moon (Foto: The Sun)
A
A
A

Di Jakarta, kata dia, Hunter’s Moon dapat dilihat pada 26 Oktober 2026, saat Bulan mulai terbit dari arah timur pukul 17.53 WIB, meski masih sulit terlihat karena posisinya dekat dengan garis horizon serta banyaknya gedung tinggi. Bulan akan mencapai posisi tertinggi pada pukul 23.58 WIB dan terbenam keesokan paginya pada pukul 05.10 WIB.

“Waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini adalah saat posisi Bulan sudah berada cukup tinggi di langit, yaitu mulai pukul 20.00 WIB. Fenomena Hunter’s Moon aman dilihat dengan mata tanpa perlu pelindung khusus,” ujarnya.

Di samping keindahan visualnya, masyarakat pesisir diimbau untuk tetap mewaspadai potensi kenaikan permukaan air laut atau banjir rob. Pasalnya, posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang berada dalam satu garis lurus atau hampir lurus menyebabkan gaya gravitasi gabungan sehingga memicu fenomena pasang purnama, yakni pasang air laut menjadi lebih tinggi dan surut menjadi lebih rendah dari biasanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement