JAKARTA - Nama besar Sutomo ternyata belum diakui Pemerintah Indonesia. Namun lengkingan suara Bung Tomo -panggilan Sutomo- selalu menggema saat peringatan 10 November.
Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah mengungkapkan, pria kelahiran 3 Oktober 1920 ini belum mendaptkan gelar pahlawan nasional karena belum diajukan Pemerintah Daerah Jawa Timur (Jatim).
"Gelar pahlawan nasional itu ada prosedurnya. Daerah harus mengajukan kepada badan pertimbangan pahlawan pusat. Nantinya badan itu bekerja secara independent yang terdiri dari berbagai kelompok seperti pakar sejarah, universitas, dan TNI. Sesudah itu baru diajukan kepada Presiden. Semua harus melalui prosedur dan tidak bisa tiba-tiba terus diangkat," kata Bachtiar seusai acara peringatan Hari Pahlawan di Makam Kalibata, Jakarta, Sabtu (10/11/2007).
Dia menjelaskan, saat ini memang banyak nama-nama yang diajukan dari pemda. "Tetapi belum bisa ditetapkan karena ada hal-hal yang harus diteliti kembali dari berbagai aspek, supaya nilai kepahlawan tidak murah sesuai dengan jasa dan pengabdiannya," tegasnya.
Sekadar informasi, pendiri Budi Utomo ini dikenal karena perannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA. Pertempuran itu berakhir hingga 10 November 1945 dan kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari