PEKANBARU-Bak preman jalanan dua orang jaksa di Kabupaten Siak, Riau terlibat pertengkaran hebat. Ironisnya kejadian memalukan yang dilakukan aparat penegak hukum dan berujung dengan pembacokan.
 Peristiwa pembacokan itu terjadi di Kejaksaan Negeri Siak, Kamis,(15/11/2007). Kedua jaksa yang terlibat pertengkaran itu yaitu Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidim) Peri Dharmansyah sedangkan korban yang terkena sabetan golok adalah Wahyudi yang bertugas di Kejari Siak.
Kejadian itu bermula saat kedua jaksa itu sedang asyik ngobrol. Namun entah mengapa tiba-tiba mereka terlibat adu mulut, pertengkaran itu terus berlanjut hingga saling adu jotos.
Mungkin karena terdesak Peri tiba-tiba mengayunkan sebilah golok yang tidak tau dari mana asalnya ke arah Wahyudi. Akibatnya golok itu langsung menyambar lengan kanan Wahyudi. Karena terkena sabetan golok, Wahyudi langsung mengerang kesakitan.
Akibat teriakan kesakitan teman-teman jaksa lainnya langsung menuju tempat perkelahian. Melihat banyak yang datang bukannya Peri sadar dan menolongnya, eh dengan diam-diam dia langsung ngeloyor pergi begitu aja.Melihat Wahyudi berlumuran darah, rakan-rekanya pun langsung membawanya ke rumah sakit. Namun berkat kesigapan aparat akhirnya dia berhasil ditangkap.
"Sekarang kita telah menagkap pelakunya. Sekarang dia telah kita proses dengan hukum yang berlaku. Kita belum mengetahui apa sebenarnya penyebab pembacokan karena masih dalam penyidikan"ungkap Kapolres Siak AKBP Hisbulah saat dihubungi okezone Jumat (16/11/2007).
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.