NUSA DUA - Jaksa Agung Hendarman Supandji mengaku prihatin terhadap anggotanya yang lemah dalam membuat surat dakwaan. Hal itu dikarenakan banyak jaksa yang bisanya cuma copy-paste (menyalin).
"Saya menyadari dan itu terjadi di mana-mana," kata Hendarman di sela-sela pertemuan International Association of Anti-Corruption Authorities (IACA) di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Jumat (23/11/2007).
Hendarman mengatakan, kasus jaksa yang sukanya copy-paste itu salah satunya sedang ditangani di Sulawesi Selatan. Ia juga tidak kaget saat menerima laporan kasus serupa juga terjadi di Bali. Namun Hendarman tidak mengungkapkan lebih jauh kasus yang sedang dalam tahap pemeriksaan itu.
Mantan Jampidus ini mengaku tambah prihatin, karena perilaku copy-paste seorang jaksa itu telah menjadi opini publik yang memuculkan citra miring kepada lembaganya. Yang dikhawatirkan, perilaku seperti itulah yang akhirnya mengakibatkan lemahnya suatu dakwaan.
Hendarman juga mengakui, akibat perilaku copy-paste itu, tak jarang ada seorang jaksa yang lupa mengganti nama seorang terdakwa. "Sebenarnya itu kesalahan yang tidak disengaja, tapi tetap saja salah. Karena itu, yang salah tetap akan kita tindak," pungkasnya.
(Nurfajri Budi Nugroho)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.