Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mortir Roket Aktif Ditemukan di Sungai Bengawan Solo

Sumarno , Jurnalis-Jum'at, 21 Desember 2007 |20:17 WIB
Mortir Roket Aktif Ditemukan di Sungai Bengawan Solo
A
A
A

SUKOHARJO-Warga Nguter, Sukoharjo digegerkan penemuan sebuah mortir berbentuk roket. Penemuan roket sepanjang 1,5 meter dengan diameter 40 cm itu ditemukan oleh dua orang pemancing. Mortir roket itu diduga peninggalan Perang Dunia II.

Mortir berbentuk roket itu ditemukan dua orang pemancing Kamis (20/12/2007) lalu pukul 17.00 WIB. Mortir roket itu ditemukan di dasar aliran sungai Bengawan Solo. Kebetulan sungai itu memisahkan wilayah Kecamatan Nguter, Sukoharjo dan Kecamatan Selogiri, Wonogiri.

Mortir roket itu ditemukan oleh Paijo, 48, warga Ngepos, Nambangan, Selogiri, Wopnogiri, dan Rendio, 31, warga Kepatihan, Selogiri. Saat ditemukan, mortir roket itu tergeletak di bawah jembatan Nguter. Penemuan mortir roket itu menggemparkan warga sekitar.

Oleh petugas, mortir itu dievakuasi Jumat pagi,(21/12/2007). Mortir sepanjang 1,5 meter itu dievakuasi oleh Tim Jihandak Kompi Brimob BS Surakarta dibantu personil Polres Sukoharjo dan Koramil Nguter. Proses evakuasi berjalan cukup lama, mulai pukul 07.30 hingga 08.30 WIB.

"Awalnya mortir roket itu akan dievakuasi sendiri oleh warga karena takut akan hanyut," jelas seorang warga, Jumat (21/12/2007).

Namun, usaha itu gagal karena mortir roket itu terlalu berat. Akhirnya, oleh warga mortir itu diikat dengan tali karet agar tidak hanyut. Saat ini, badan roket terbenam di dasar sungai. Yang terlihat menyembut ke permukaan ternyata hanya ekor dari roket tersebut.

Selama proses evakuasi, polisi menutup jembatan dengan "police line". Hal itu untuk menghindari warga mendekat ke lokasi sehingga memudahkan evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, mortir tersebut langsung dibawa ke markas Kompi Brimob di kawasan Grogol, Solo Baru untuk diteliti lebih lanjut.

Danki Brimob BS Surakarta AKP Arman Asmara mengatakan, roket tersebut masih aktif. Setelah diteliti, kondisi mortir roket itu masih baik. Termasuk detonator yang berada di bagian depan roket.

Menurut dia, mortir roket tersebut hanya rusak bagian siripnya saja. Secara umum roket masih baik meski terlihat sudah berkarat. Diperkirakan, roket tersebut tidak meledak usai ditembakkan dari pesawat udara saat zaman perang dulu. "Karena jatuh di Bengawan Solo yang tanah dasar sungainya lembut, roket tidak meledak," ujarnya.

Dia menambahkan, penemuan mortir roket tersebut akan dibawa ke Polda Jateng untuk penelitian lebih lanjut. Rencananya, roket itu akan dibawa ke Semarang, Sabtu (22/12/2007) besok.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement