MEDAN - Tim sukses pasangan Tritamtomo-Benny Pasaribu (Triben) mengaku, telah menyurati panitia pengawas pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara (Sumut) meminta untuk menunda rekapitulasi hasil perhitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih Pilgub Sumut.
Hal ini diungkapkan Plh Ketua DPD PDI P Panda Nababan kepada wartawan saat memberikan keterangan pers di Hotel Tiara Medan, Rabu (23/4/2008).
Menurut Panda, mencermati proses penyelenggaraan Pilgub Sumut 2008 yang penuh pelanggaran dan penyimpangan serta menyalahi UU, dianggap sangat mempengaruhi hasil perolehan suara pasangan calon.
Dirinya mengatakan, berdasarkan hasil temuan yang diperoleh tim sukses pemenangan pasangan Triben, diketahui banyaknya pelanggaran yang diperoleh di 20 kabupaten kota di Sumut.
Pelanggaran itu antara lain, adanya pemilih yang terdaftar di DPT namun tidak diizinkan memilih. Temuan lain yakni pemilih memiliki kartu dan terdaftar di DPT, namun dihalang-halangi untuk memilih. Bahkan adanya intervensi dan ancaman jika memilih salah satu pasangan calon yang bukan diharapkan.
"Hal ini terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Langkat, dan Kota Madya Medan," katanya.
Selain itu, lanjut Panda, tim sukses juga menemukan pelanggaran pidana yang dilakukan salah satu pasangan calon maupun tim sukses, yakni adanya penjabat struktural yang mengarahkan untuk memilih salah satu pasangan calon, adanya janji materi pada saat kampanye kepada pemilih yang memberikan suaranya, bahkan adanya kelalaian menyebabkan surat suara tidak berharga.
"Kita minta agar perhitungan ditunda dulu hingga Panwas selesai mengungkap kasus ini," Jelas Panda.
Lebih lanjut Panda mengatakan, selain pelanggaran di atas, tim kampanye Triben juga menemukan adanya pasangan calon yang menggunakan fasilitas negara dalam berkampanye. Â
"Jika permohonan permintaan agar menunda rekapitulasi hasil perhitungan suara dan penetapan pasangan calon terpilih Pilgub Sumut tetap dilaksanakan pada esok hari (Kamis/24/04/08), maka kita tidak akan datang dan menolak hasil perhitungan suara," tegasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari