Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Joki Gas Elpiji Marak di Sinjai

Rahmi Djafar , Jurnalis-Kamis, 04 September 2008 |15:15 WIB
Joki Gas Elpiji Marak di Sinjai
A
A
A

SINJAI - Kelangkaan elpiji ukuran 12 Kg masih terus terjadi di Sinjai, namun diduga kelangkaan ini terjadi juga diakibatkan banyaknya pengecer yang ikut mengantre  di Agen Tunggal PT Desmitha Prima Gas lebih dari satu kali serta menggunakan jasa joki elpiji.

Hal tersebut diungkapkan pemilik PT Desmitha, Idris Hasyim, Kamis (4/9/2008). Menurut dia sebenarnya semua warga bisa mendapatakan pasokan gas elpiji, namun sejumlah pengecer menyebutkan selama sepekan ini antrean panjang terjadi hari ini terjadi sejak pukul 05.30  Wita, meskipun agen baru buka pada pukul 06.30 Wita.

Salah seorang ibu rumah tangga Warda mengatakan dirnya rela antre usai sahur hanya untuk mendapatkan gas elpiji. "Apalagi sekarang pengumuman perintah tidak jadi menaikkan harga elpiji sehingga banyak warga yang antri," ungkap Wardah.

Meskipun baru-baru ini sudah ada penambahan jatah di Sinjai sebanyak 1.000 tabung  sehingga  totalnya 7.500 tabung, namun tetap saja sejumlah warga mengeluhkan kelangkaan. Seorang warga, Bunga sejak tiga hari lalu ikut antre namun belum tiba gilirannya, gas elipiji langsung habis.

Sebelumn diberitakan, harga elpiji tembus Rp120.00, namun salah seorang warga Rahmatia mengatakan di Kelurahan Bongki Sinjai Utara yang merupakan kota Kabupaten, gas elpiji bahkan mencapai Rp140.000.

Pelaksana Tugas Dinas Perindustrian dan Perdaganangan (Disperindag) Tayyieb A Mappasere menyatakan pihaknya juga sangat menyangkan adanya permaian harga ini.

"Kalau ada kelangkaan memang bikin pusing Pemkab sebab, Pertamina memag tidak ada kerja sama dengan Pemkab terkait penyaluran serta pengawasan gas elpiji," tandas Tayyieb.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement