JOMBANG - Pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Jombang, Jawa Timur, meminta korban. Seorang warga tewas setelah tiga jam mengantre di Balai Desa Denanyar, Kecamatan Jombang.
Warga miskin yang bernasib malang itu diketahui bernama Gondo, warga Jalan Yos Sudarso Gang VII, Kecamatan Jombang. Kakek berumur 74 tahun itu harus mengubur impiannya untuk mengenggam uang Rp200 ribu dana BLT dari tangannya sendiri. Sesaat sebelum uang dibagikan kepadanya, ia pingsan dan berakhir tutup usia.
Menurut keterangan Serka Suwandi, anggota Koramil yang ikut mengamankan jalannya pembagian BLT, warga memang mengantre sejak pukul 07.00 WIB. Padahal, pembagian uang baru dimulai pukul 10.00 WIB. Dalam rentang waktu itu, banyak warga yang ngantre berdiri lantaran tak kebagian kursi. "Sejak pagi antrean sudah tampak," terang Suwandi di Jombang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2009).
Dia sendiri melihat Gondo datang diantar keponakannya jauh sebelum pembagian uang dimulai. Beberapa jam setelah ngantre berdiri, Gondo baru dapat duduk di kursi yang telah ditinggalkan pengentre lainya. "Sekitar jam 10.30 WIB, korban baru duduk di deretan kursi belakang," tambahnya.
Tak lama mendapatkan tempat duduk, tiba-tiba tubuh kakek yang hanya tinggal berdua dengan sang istri itu membungkuk. Hingga topi yang dipakainya terjatuh. Sadar ada yang tak beres, beberapa pengantre lainnya mencoba menghadang tubuh Gondo yang akan ambruk. Gondo pun pingsan dan membuat geger seisi balai desa.
Beberapa warga lantas mengangkut Gondo ke Rumah Sakit Nur Wahid, Jombang. Sebelum diberangkatkan ke rumah sakit, Gondo sempat mendapatkan pertolongan pertama. Sayangnya, beberapa menit saat tiba di rumah sakit, Gondo mengembuskan napas terakhirnya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.