Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyegelan Bangunan di Kemang Masih Dikaji

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Jum'at, 12 Juni 2009 |23:07 WIB
Penyegelan Bangunan di Kemang Masih Dikaji
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memberikan ketegasan mengenai status bangunan ilegal di Kemang, walaupun sebelumnya dikatakan penertiban akan dilakukan di seluruh Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Balaikota mengatakan, evaluasi mengenai Kemang masih dibahas. Tata ruang di Kemang memang akan diperbarui karena kawasan yang terletak di Jakarta Selatan merupakan wilayah favorit tak hanya sebagai wilayah pemukiman, namun juga sebagai lokasi bisnis.

Namun walaupun tempat favorit, ujarnya, bukan berarti semua kegiatan bisa beroperasi tanpa izin ataupun persyaratan yang tercantum dalam peraturan daerah.

"Karena proses perizinan itulah makanya pembahasan tata ruang sedang kami kaji," kata mantan Wakil Gubernur DKI era 2002-2007 ini kepada wartawan, Jumat (12/6/2009).

Proses perizinan tersebut butuh proses lama karena tidak hanya izin usaha yang butuh evaluasi, namun juga menjurus kepada izin parkir komersil. Menurutnya, jika parkir ditambah izinnya maka dapat mengakibatkan kemacetan, sementara masyarakat sekitar pasti akan mengajukan keberatan jika lingkungannya terganggu.

Pemprov tidak mau menambah beban kemacetan dengan penambahan bangunan baru, karena Jalan Kemang tidak hanya untuk masyarakat kawasan tersebutsaja namun juga bagi masyarakat lain yang ingin menuju Jalan Ampera atau kawasan Bangka.

"Kita sedang mencari solusi secara komprehensif. Kita tidak hanya sekadar memberi izin, karena jalur itu tidak hanya digunakan bagi mereka yang ingin berbelanja atau tinggal di situ saja," jelasnya.

(Lusi Catur Mahgriefie)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement