CIREBON - Aksi brutal geng motor di Kota Cirebon semakin menjadi. Seorang warga Jalam Widasari II Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat bernama M Hardi Purwanto (38), tewas akibat dilempari batu sekelompok pemuda yang diduga geng motor.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui meninggal Minggu (12/7/2009) sekira pukul 07.00 WIB, di Rumah Sakit Tentara (RST) Ciremai. Sebelumnya, korban yang merupakan satpm BRI Syariah Kota Cirebon itu sempat mendapatkan perawatan selama 5 jam setelah di lempari kawanan geng motor di Jalan Cipto Mangunkusumo, tepatnya di depan SMKN 2 Kota Cirebon.
Peristiwa itu berawal, saat korban melakukan perjalanan dari daereh Gunung Sari ke Daerah Kesambi, Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB dengan melintasi Jalan Cipto mangunkusumo. Tepat di depan SMKN 2 Cirebon, sekelompok pemuda bermotor yang diperkirakan menggunakan 15 sepeda motor melempari korban dengan balok kayu, batu bata, dan pecahan ubin.
Hujanan lemparan yang dilakukan sekelompok pemuda bermotor itu mengenai wajah dan anggota badan korban. Akibatnya, korban terjatuh dari motor dan mengalami luka serius pada bagian wajah serta anggota badan lain.
Setelah melihat korban terjatuh, belasan sepeda motor yang ditumpangi para pelaku ini pun melarikan diri ke arah Kesambi dengan kecepatan tinggi. Beberapa saat kemudian, sejumlah warga yang mengetahui kondisi korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri, langsung membawanya ke Rumah Sakit Ceremai.
Korban sempat dirawat selama lima jam. Namun, akibat luka parah yang dideritanya, korban mengembuskan napas terakhirnya saat diberikan perawatan intensif pihak rumah sakit.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kejadian, sempat menemukan sejumlah barang bukti berupa bebatuan yang sudah bercampur darah. Selain itu, petugas juga langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
(Dede Suryana)