KULONPROGO - Sejumlah pembatik di Kulonprogo, menyambut positif dikukuhkannya batik sebagai warisan pusaka dunia world heritage oleh UNESCO. Mereka berharap kebijakan ini akan memperikan peluang perkembangan usaha batik di Kulonprogo.
Di wilayah Kulonprogo, sentra industri batik terdapat di wilayah Kecamatan Lendah. Puluhan pembatik tradisional telah menekuni usaha
ini sejak lama. Sulitnya pemasaran atas produk, mengakibatkan sebagian mulai meninggalkan usaha ini. bahkan ada yang memilih menjadi buruh batik di wilayah kabupaten Bantul.
"Harapan kita akan semakin banyak warga yang memakai baju batik, dan itu meningkatkan pendapatan kita," jelas perajin batik Widodo di Kulonprogo, Kamis (1/9/2009).
Menurutnya, kualitas batik Kulonprogo tidak kalah dengan daerah lain. Sebab, batik Menoreh sebutan untuk Kulonprogo memiliki corak yang khas. Hanya saja perhatian pemkab terhadap pemasaran masih belum maksimal. "Banyak warga yang enggan menggunakan produk kita, dan memilih batik Pekalongan," tuturnya.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.