Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hasyim Muzadi Emoh Pimpin NU Lagi

Amir Tejo , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2009 |12:17 WIB
Hasyim Muzadi Emoh Pimpin NU Lagi
A
A
A

SURABAYA - Menjelang Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) di Makassar, Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi sejak awal sudah menyatakan keengganannya untuk mencalonkan diri kembali.

"Saya tidak akan mencalonkan lagi. Namun kalau muktamar yang menginginkan, kita lihat nanti saja," kata Hasyim saat menghadiri lokakarya pendidikan NU di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (8/10/2009).

Kata Hasyim, dirinya sebenarnya lebih senang untuk tidak menjadi ketua umum NU lagi karena dia sudah 10 tahun menjabatnya. Hasyim menginginkan orang-orang baru yang menjadi pemimpin organisasi yang didirikan KH Hasyim Asy'ari itu.

"Saya berpesan kepada ketua baru, jangan mengubah program NU dan mengubah pemikiran strategis NU," tandas Hasyim.

Alumnus Pondok Modern Gontor ini menyatakan, NU di bawah kepengurusannya sekarang sedang berkosentrasi untuk memberdayakan ekonomi kaum Nahdliyin. Meski NU merupakan organisasi massa terbesar di Indonesia, namun rata-rata warga Nahdliyin masih berada di bawah garis kemiskinan.

Menanggapi beberapa nama yang digadang-gadang akan menjadi ketua umum NU seperti Said Agil Siradj dan Muhammad Nuh yang sekarang menjabat Menteri Komunikasi dan Infromasi,  Hasyim menyatakan semuanya mempunyai kapabilitas.
 
"Namun meski mempunyai kapabilitas, belum tentu mereka mempunyai akseptabilitas di mukatamar  nanti," ujarnya.

Hasyim juga menyatakan calon Ketua Umum NU nanti juga tidak harus mempunyai garis darah keturunan ulama kharismatik atau keturunan kiai.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement