o1 o2

Nasional


Program Kerja 100 Hari Kabinet

Fokuskan Revitalisasi Industri Pertahanan

Kamis, 5 November 2009 - 16:39 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan banyak sekali industri pertahanan yang memproduksi sistem-sistem persenjataan dan perlengkapan militer maupun polisi. Misalnya, PT Pindad dan PT DI.

Namun, kata Presiden SBY, namun lima tahun terakhir ini industri pertahanan mengalami banyak persoalan, karena pengaruh krisis ekonomi. "Padahal industri pertahanan ini sudah  dikembangkan lama, sudah menguasai teknologi, dan memiliki sumber daya manusia yang andal," ujarnya dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/11/2009).

SBY menambahkan, dalam lima tahun ini industri pertahanan juga belum mengalami pertumbuhan yang baik. Di sisi lain, anggaran pendapatan dan belanja negara belum mampu membiayainya.

Sebab itu, untuk lima tahun mendatang dilakukan revitasilasi bisnis pertahanan ini agar lebih maju. Di antaranya dengan membuat master plan industri pertahanan, termasuk memperbaharui kontrak, hingga memformulasikan apa yang akan diproduksi dalam bisnis pertahanan ini.

Tentunya, kata SBY, untuk melakukan revitalisasi ini dibutuhkan anggaran yang tak sedikit. Maka perlu dipikirkan segi pembiayaannya seperti apa. "Segi pembiayaan dalam negeri pakai apa, perbankan dalam negeri seperti apa," imbuhnya.

Untuk itulah, sambung SBY, dalam program pemerintah 100 hari ini akan dilakukan sesuai dengan kemampuan, agar bisa merevitalisasi industri pertahanan dalam negeri. 
(Iman Rosidi/Trijaya/ram)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 13 Maret 2010 20:04 wib

    Pansus Teroris Belum Perlu Dibentuk

  • Sabtu, 13 Maret 2010 19:08 wib

    Kemenkes Perketat Seleksi Praktik Dokter Asing

  • Sabtu, 13 Maret 2010 15:49 wib

    Polri Pernah Penjarakan 452 Teroris

  • Sabtu, 13 Maret 2010 15:15 wib

    DPR Tak Perlu Kritik Kelakuan Legislator Aussie

  • Sabtu, 13 Maret 2010 14:22 wib

    Bakal Ada Perlawanan Teroris

  • o3 o4