JAKARTA - Fraksi Partai Demokrat mempertanyakan hak angket Bank Century diusulkan wajah-wajah lama. Demokrat mencurigai ada motif politik di balik kasus ini.
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI-P) merupakan pengusung utama hak angket ini.
"Yang dukung orang-orang lama semua. Ini jadi tanda tanya sendiri, ada apa?" ujar anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Ruhut menilai usulan hak angket ini bernuansa politis. "Wajah DPR ini kan 70 persen baru, jadi kesannya politis sekali," imbuhnya.
Fraksi pendukung utama pemerintah ini baru akan mendukung hak angket setelah terbukti kasus Bank Century mengandung unsur pidana. "Kami akan berada di garis paling depan jika memang kasus ini mengandung unsur pidana," tambahnya.
Untuk itu, Ruhut meminta semua pihak menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baru mengambil keputusan. "Hasil audit BPK harus kita hormati," tandasnya.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.