getting time...

Syafi'i Ma'arif: Jangan Berharap Tanduk kepada Kuda

Taufik Hidayat - Okezone
Kamis, 19 November 2009 12:01 wib

JAKARTA - Komentar pedas terlontar dari cendekiawan muslim Syafi'i Ma'arif, menanggapi pernyataan Presiden Susilo Bamabng Yudhoyono (SBY) yang menegaskan tidak mau dipaksa bersikap. SBY dinilai tetap lamban dalam bersikap.

"Jangan berkelit dengan ngomong seperti itu. Di sini diperlukan tindakan yang luar biasa untuk menghadapi kasus yang luar biasa. Ada peribahasa, jangan berharap tanduk kepada kuda," ujar Syafi'i usai menghadiri sebuah diskusi di Hotel Gran Sahid, Jakarta, Kamis (19/11/2009).

Sebelumnya, Presiden meminta semua pihak untuk tidak mendorong dan memaksa dirinya untuk segera menindaklanjuti rekomendasi Tim 8 dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Padahal sikap tegas SBY, dinilai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, akan menentukan pemerintahan yang memiliki legitimasi sosial dan moral. "Kalau tidak, legimitasi moral dan sosial akan berguguran. Saya sudah lelah dengan keadaan ini," katanya.

Ditanya tanggapannya mengenai sikap Kapolri yang tidak mau menahan Anggodo Widjojo, Syafi'i mengatakan, polisi tidak akan berani menangkap Anggodo. "Kalau aparat hukum sudah berada di bawah ketiak seseorang ya pasti tidak mau (nahan)," katanya.
(ded)

  • Gareng » 0 Tanggapan
    Beginilah presiden yang dipilih oleh 60%, yang ternyata rakyat kita menyukai presiden lelet, suka dandan, peragu dan selalu alon alon kelakon....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Gareng » 0 Tanggapan
    Beginilah presiden yang dipilih oleh 60%, yang ternyata rakyat kita menyukai presiden lelet, suka dandan, peragu dan selalu alon alon kelakon....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • miswar sulaiman » 0 Tanggapan
    SBY lamban tak apa-apa, biar lambat asal selamat.SBY jangan emosi jk ada yg ngritik. Yg benar tetap benar. Yg busuk, biar lambat pasti terumbar keluar. Wait and see
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Rakyat pinter » 0 Tanggapan
    Pak Syafi'i ma'arif lah yang dgn tajam tahu, the real President is JK. Skrg semua terbukti, tanpa JK, SBY tdk bisa selesaikan apa2. JK bisa selesaikan Aceh & poso yang komplek & libatkan neg.lain. kalo sekedar kasus bibit-chandra, 2hari juga selesai kalo ada JK.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • JOKO » 0 Tanggapan
    Ini baru namanya disebut dengan pemimpin, kayak Bapak Sm....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.