DEPOK - PLN Kota Depok memutus aliran listrik 20 ribu megawatt yang memasok listrik di wilayah Margonda dan Kelapa Dua sesaat setelah, Unge (21), anak punk hanyut ke kali Ciliwung.
Hal itu lantaran Unge tewas setelah tersengat listrik Saluran Utama Tegangan Menengah (SUTM) dan sempat menimbulkan ledakan kecil hingga akhirnya Unge tercebur ke kali.
Manager Unit PLN Depok Budiono mengatakan, landainya kabel gardu MGL tersebut disebabkan trafo semakin miring akibat longsor yang terus menggerus tanah warga. Sehingga, kata Budiono, untuk mengamankan warga, PLN memutus aliran listrik sementara di satu gardu.
"Kurang lebih ada 70 rumah yang kita matikan sementara aliran listriknya untuk pengamanan dan perbaikan, nanti listrik akan dipasok dari gardu induk Cimanggis, bukan dari gardu Depok Baru," ujarnya kepada wartawan, Minggu (22/11/09).
Warga sendiri sudah lama mengeluhkan semakin landainya kabel listrik pada trafo tersebut dan sudah menyebabkan dua orang tewas tersengat listrik.
Sementara itu, Unge (21) yang sudah berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, kini dibawa ke RSCM guna menjalani autopsi untuk kemudian dibawa ke rumah duka, di Kalisari, Jakarta Timur. (teb)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan