o1 o2

Polhukam


Berpihak pada Anggodo, SBY Abaikan Tim 8

Selasa, 24 November 2009 - 03:04 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Fahmi Firdaus - Okezone

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak menjalankan dan mengabaikan rekomendasi yang diberikan oleh Tim 8, yang telah memberikan rekomendasi terkait kasus dua pimpinan nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Pernyataan ini disampaikan pengamat politik Fadjroel Rachman, saat nonton bareng pidato Presiden SBY, di kantor Imparsial, Jalan Diponogoro 10, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2009).

"Rekomendasi tim 8 diabaikan oleh Presiden SBY, dan SBY berpihak kepada Anggodo," pungkasnya.

Menurut aktivis tahun 80-an ini, SBY telah mengkhianati hati nurani rakyat, karena rakyat sangat berharap dalam kasus ini dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini bisa dibebaskan dan masalah Bank Century bias diselesaikan.

"SBY mengkhianati rakyat. Kami berharap Candra dan Bibit bisa dibebaskan dan masalah Bank Century bisa dituntaskan," ungkapnya.

Selain itu dalam acara nonton bareng pidato juga dihadiri oleh puluhan masyarakat dan aktivis dari berbagai elemen. Dalam acara tersebut penonton juga meneriakan yel-yel revolusi.

Turut dalam acara tersebut, Ray Rangkuti yang menjabat sebagai Direktur LIMA (Lingkar Madani untuk Indonesia), Bony Hargen pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Usman Hamid dari Kontras, dan Danang Widiyoko dari Indonesian Corruption Watch (ICW).
(hri)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 05:04 wib

    Drajat: Soetrisno Berjasa bagi PAN

  • Rabu, 10 Februari 2010 04:04 wib

    KPU Dinilai Ceroboh Cabut SEB Panwas

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:30 wib

    Polisi Ditembak, Saksi Kunci Masih Diamankan

  • Rabu, 10 Februari 2010 00:02 wib

    Wartawan Disekap, Polisi Segera Panggil Saksi

  • Rabu, 10 Februari 2010 00:01 wib

    Pansus Akan Sita Satu Truk Data dari BPK

  • o3 o4