Nasabah Bank Century di DPR.(foto:Dok SI)
JAKARTA - Selaku inisiator, PDIP merasa pantas untuk menjadi Ketua Panitia Hak Angket Century. Lalu bagaimana dengan Partai Demokrat, partai pemerintah yang belakangan ikut juga mendukung hak angket Century?
"Kami ikuti aturan saja. Dalam Tatib (tata tertib) DPR kami bicarakan pimpinan pansus itu dipilih dengan musyawarah mufakat dengan mengedepankan asas proporsionalitas," kata Ketua DPR Marzuki Alie kepada wartawan di Gedung Nusantara III DPR RI, Rabu (25/11/2009).
Petinggi Partai Demokrat ini mengatakan, partainya konsisten bahwa DPR periode sebelumnya telah meminta BPK melakukan audit investigasi terhadap kasus Century, oleh karenanya partainya tidak ingin tergesa-gesa dan ikut-ikutan mengusung hak angket Century.
"Kami hargai, BPK sedang melakukan audit dan sudah berjalan, masak kami tidak mau menunggu. Daripada buru-buru tapi tidak jelas," tukasnya.
Selain itu, mengenai aliran dana yang dapat diketahui melalui PPATK, Marzuki mengatakan dengan sendirinya akan terbuka tanpa harus melakukan amandemen undang-undang atau mengeluarkan Perppu sebagaimana yang dikatakan Ketua BPK Hadi Purnomo.
"Data dari PPATK akan terbuka, undang undang mengizinkan kalau sudah masuk penyidikan. Hak Angket juga memungkinkan untuk (mendapatkan) itu.
(fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan