JAKARTA - Kunjungan pengusung hak angket Bank Century kepada tokoh-tokoh nasional dinilai tidak efektif. Karena hampir semua tokoh yang dikunjungi sudah tidak memiliki pengaruh dalam pengambilan kebijakan di partainya masing-masing.
"Mereka sebaiknya tidak membuang waktu dengan mengunjungi para tokoh yang sudah tidak lagi memiliki pengaruh di partainya. Sebaiknya mereka mengunjungi dan melakukan dialog dengan Ketua Umum partai yang masih aktif," ujar Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi ketika dihubungi okezone di Jakarta, Minggu (29/11/2009).
Dukungan terhadap hak angket ini tidak cukup dari tokoh nasional saja. Pengusung hak angket sebaiknya mendatangi orang-orang berpengaruh di parlemen. "Partai yang paling berkuasa saat ini Partai Demokrat, ditambah lagi partai-partai koalisi pendukung pemerintah, kenapa tidak menguatkan dari dalam (parlemen) dulu," tambahnya.
Upaya menggalang dukungan dari berbagai pihak, sambung dia, seharusnya tidak terlalu difokuskan lagi. Karena Fraksi Demokrat sudah mendukung sehingga hak angket Bank Century ini dipastikan lolos di sidang paripurna 1 Desember mendatang.
"Yang harus dipikirkan adalah siapa yang akan memegang pimpinan pansus ini nanti. Karena siapa yang memimpin akan sangat mempengaruhi dalam proses pengambilan keputusan hak angket," paparnya.(bul)
(hri)