getting time...

'Jadi Pemimpin Seharusnya Dengar Suara Rakyat'

Ferdinan - Okezone
Selasa, 1 Desember 2009 18:48 wib
Foto: Ist
Foto: Ist

JAKARTA - Desakan sejumlah pihak agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mundur terus menguat. Ketua Umum Partai Hanura Wiranto meminta agar para pemimpin mendengarkan suara rakyat.

"Itu suara rakyat, dengarakan suara itu. Mandat harus dipertangungjawabkan. Bila tidak bisa mempertangungjawabkan, sudah sepantasnya pejabat tersebut introspeksi, bisa mundur atau nonaktif. Itu kan tuntutan rakyat," kata Wiranto.

Itu diungkapkan Wiranto seusai menerima Tim 9 di Markas Hanura, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (1/12/2009).

Dalam pertemuan tersebut hadir pengusul angket Century yakni Maruarar Sirait (PDIP), Akbar Faisal (Hanura), Andi Rachmat (PKS), Rieke Diah Pitalokan (PDIP), Candra Tirta Wijaya (PAN), dan Nasrullah (PAN).

Wiranto menceritakan, saat dirinya mendapat tudingan tidak mengenakan pada 1998, pendamping Jusuf Kalla di Pilpres 2009 itu langsung memutuskan untuk nonaktif.

"Hal seperti ini kan terulang lagi. Jadi pemimpin seharusnya mendengar suara rakyat, tetapi itu hak Presiden yang mengangkat," tandasnya.
(kem)

  • Marko Arsjad » 0 Tanggapan
    kalo pak wiranto ada di posisi tersebut bapak mau mundur atau tidak pak? hehehe. biasanya orang yang sudah diatas angin jadi keenakan. itu wajar. tapi ati-ati, semakin tinggi, semakin gampang buat di goyang. kalo udah jatuh, susah naeknya lagi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • orang ndeso » 0 Tanggapan
    @minnie..... komentar anda yg menggelikan. sudah jelas dan bukan rahasia lagi skrg ini parlemen tdk lagi mewakili suara rakyat, tp mwakili capital/duit, dan nafsu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • minnie » 0 Tanggapan
    kepada pengusul hak angket Century, masyarakat geli melihat sepak terjang anda sekalian, semua yang anda lakukan bermuatan politik, tidak ada demi kepentingan rakyat. Dan yang lebih membuat geli mengapa anda (pengusul hak angket mencari dukungan di luar parlemen (Politikus tua yang sudah tidak laku dipasaran).
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lutfi wijaya » 0 Tanggapan
    Saya sangat setuju, saya yakin peminpin kita sudah mendengarkan, namun suara rakyat itu apakah murni dari nurani atau ada unsur lain, atau rakyat sebagian besar atau kecil atau rakyat yang bagaimana, ini yang barangkali masih menjadi pertimbangan, sebagai solusinya pemeimpin harus bisa membuktikan mempertanggungjawabkan kepada publik secepatnya
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.