Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Lamban, Gerakan Massa Menjamur

Lamtiur Kristin Natalia Malau , Jurnalis-Sabtu, 05 Desember 2009 |07:25 WIB
Presiden Lamban, Gerakan Massa Menjamur
Foto Presiden SBY Saat Gempa di Sumatera Barat (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Kekhawatiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap aksi antikorupsi pada 9 Desember 2009 dianggap terlalu berlebihan. Presiden yang dikenal terlalu lamban, tidak siap menerima 'tekanan' dari gerakan-gerakan massa.

"Sekarang mulai kembali seperti zaman kolonial, kembali ke gerakan massa. Dialog sudah tidak diminati lagi. Kalau saja Presiden tidak lambat, dia hanya takut saja," kata pengamat politik Zulfikar Ghazali saat berbincang dengan okezone, Sabtu (5/12/2009).

Namun menurut Zulfikar, gerakan massa yang bertendensi politik tidak akan mampu menggulingkan pemerintah, seperti yang dikhawatirkan.

"Kalau maker, jauh lah itu. Kalau ada, itu hanya provokator," imbuh Zulfikar.

Seperti diketahui, pada 9 Desember akan digelar peringatan Hari Antikorupsi sedunia secara besar-besaran. Presiden khawatir gerakan massa ini memiliki motif politik.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement