getting time...

Hasil Tes CPNS Kediri Dimanipulasi?

Selasa, 15 Desember 2009 02:00 wib

KEDIRI - Ujian tulis CPNS 2009 yang digelar Pemkot Kediri ditengarai  sarat kecurangan. Hal itu dengan ditemukanya amplop pembungkus soal ujian yang tidak tersegel.

Anggota Komisi Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD setempat, Ardian Sayugo mencurigai penemuan di lokasi ujian SMAN VII dan SMPN IV saat digelar ujian gelombang II itu, sebagai bentuk kecurangan.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) ini mengaku langsung mengabadikan kejanggalan tersebut melalui jepretan kameranya. "Harusnya semua tersegel rapi. Dan saya sudah memotretnya untuk menjadi barang bukti," ujarnya kepada wartawan.
 
Dalam foto hasil jepretannya, terlihat bagaimana amplop pembungkus soal hanya ditutup isolasi putih. Ada kesan pembungkus lembaran soal pernah dibuka. Apalagi Badan Kepegawaian Daerah Kota Kediri ketika dikonfirmasi menolak menjelaskan hal itu.

Bahkan undangan resmi yang disampaikan Komisi Bidang Hukum dan pemerintahan  tidak ditanggapi positif. Bagi Ardian, keberadaan alat bukti, termasuk indikasi lain di sekitarnya, menguatkan dugaan adanya manipulasi dalam proses rekrutmen.
 
Jika hal itu benar adanya, legislatif akan mempersoalkan hasil tes yang telah meloloskan 443 CPNS sebagai pegawai baru. Dewan juga mempersoalkan sikap panitia rekruitmen yang tidak pernah meminta pertimbangan Dewan. Bahkan pemilihan PT Lappi dari Institut Teknologi Bandung sebagai pembuat soal, telah mengabaikan dewan. "Kita akan usut hal ini hingga tuntas," tegas Ardian.

Humas Pemkot Kediri Nurmuhyar saat dikonfirmasi terpisah menolak memberikan keterangan. Dia hanya berjanji akan meminta penjelasan kepada Wali Kota dan Badan Kepegawaian Daerah dulu. "Saya tidak berani mengeluarkan pernyataan tanpa koordinasi dulu," ujarnya.

Sementara berdasarkan infromasi yang dihimpun, Kepolisian Resor Kota Kediri tengah membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan manipulasi penerimaan CPNS Kota Kediri. Sebab ada informasi hasil penilaian yang diumumkan BKD tidak sesuai dengan yang dikeluarkan ITB.
(Solichan Arif/Koran SI/ram)

  • sammy » 0 Tanggapan
    uuooopppooo kui kapan negara bebas korup indikasi korup terjadi di segala sextor...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wahyu » 0 Tanggapan
    bolehlah hal tersebut diusut...tapi bagaimana dengan nasib peserta lulus tes yang sudah terlanjur diumumkan. tidak semua yang lulus itu KKN lho..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rahmawati » 0 Tanggapan
    ah,itumh udh bysa,udh bsi!bkn cm di kediri di smw t4 tjd kecurangan,qt yg gk da dekengan cm bs psrh n jd krbn..kl da tes cpns gt mh cm ikt ngramein j itg2 bntu mlsn jlnnya oknum2 yg tk brtgg jwb,trs gmn ngra ni bs mju..?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sugeng » 0 Tanggapan
    Kenapa negaraku di penuhi orang - orang yang berbuat dzolim? Tidak takutkah perbuatan mereka akan di balas oleh Allah? ... subhanallah
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.