KULONPROGO - Seekor ikan paus dengan panjang mencapai lebih dari lima meter terdampar di Pantai Glagah, Kecamatan Temon Kulonprogo.
Ikan ini ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Hingga berita ini diturunkan mamalia air ini masih menjadi tontonan warga dan pengunjung.
Salah seorang pedagang, Lestari mengatakan tidak tahu persis kapan ikan ini terdampar. Sekira pukul 09.00 WIB pengunjung sudah mendapati ikan ini terombang-ambing di tepian pantai. Padahal pada pagi harinya, di lokasi ini belum ada.
Ikan dengan bobot diperkirakan mencapai 2 ton ini, sendiri kondisinya sudah mulai membusuk. Diperkirakan ikan ini sudah mati sekitar lima hingga tujuh hari sebelum terdampar.
“Saat terdampar belum begitu bau, begitu disodok perutnya, langsung menyengat,” jelas Lestari, Senin (21/12/2009).
Anggota Tim SAR Pantai Glagah, Sumardi, mengaku di perairan selatan Kulonprogo memang banyak terdapat ikan hiu ataupun paus. Ikan-ikan ini kerap terdampar saat ombak cukup besar. Biasanya mereka kesulitan kembali ketengah, untuk melawan arus. Hingga akhirnya mati dan terbawa arus ke tepian.
Menurutnya, paus yang diperkirakan seberat dua ton ini belum bisa diketahui jenisnya. Saat diketemukan kondisi sudah membusuk. Beberapa bagian kulitnya sudah mengelupas hinga sulit dikenali. Melihat ukurannya, ikan ini tergolong besar dengan usia yang masih muda.
Rencananya mamalia air laut, ini hanya akan dikubur di lokasi penemuan. Warga dan nelayan jarang mengkonsumsi ikan yang terdampar dalam kondisi mati dan membusuk. Namun jika tertangkap jarring dengan kondisi hidup, biasanya tetap dikonsumsi.
Salah seorang nelayan, Suryono mengatakan dibanding ikan hiu, ikan paus lebih jarang muncul. Biasanya ikan ini banyak berada pada kedalaman tertentu. Sedangkan ikan hiu kerap muncul di permukaan, dengan terlihat sirip atasnya. “Saat air tenang, kita kerap melihat hiu terlihat siripnya di tengah lautan,” tuturnya.
Adanya ikan paus terdampar menjadikan magnet tersendiri bagi pengunjung Pantai. Puluhan orang berdatangan untuk menyaksikan ikan raksasa. Sayangnya mereka harus menutup hidung, untuk menahan bau yang menyengat.
(Fitra Iskandar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.